Penghujung Agustus Read Count : 8

Category : Poems

Sub Category : N/A
Aku sudah merangkak terlampau jauh, mengayuh kata kita ke tujuan yang sampai saat ini masih belum terealisasi. Kapan kita akan berlari bersama sembari menikmati rasa cinta yang merekah di hati? 

Tidakkah cukup beribu detik mendetakkan irama jantungmu? Keraguan meronta-ronta menyiksa batin, dilema berkecamuk mengusik lelap malamku. Ribuan sajak romansa yang kutenung dengan kasih sayang, masih tak kunjung mendapatkan balasan. 

Apakah sajak itu kau baca? Apakah kau tau betapa menyiksanya aku menanti harap? Atau mungkin sajak itu kau buang sebelum kau baca, bisa saja bukan? Atau bisa jadi, sajak itu hanya kau tumpuk di meja kerjamu hingga lapuk. Ah, pada situasi seperti ini pikiran burukku selalu berkelana. 

Aku jengah memupuk hubungan yang tak bernama ini. Meski bibirmu acap kali meninabobokkan keraguanku, tapi kali ini izinkan aku memuaskan egoku, aku tak mau lagi terbuai oleh bualanmu. 

Di penghujung Agustus ini, aku menginginkan kau untuk serius, memberi identitas pada hubungan kita yang tak berstatus. 

Hanya itu. 

Bumi, Agustus 2021

Comments

  • No Comments
Log Out?

Are you sure you want to log out?